Peningkatan aktivitas dan hasil belajar Biologi melalui model guided inquiry pembelajaran jarak jauh (PJJ)

Authors

  • Dyah Esti Wardani Wardani Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Banguntapan, Indonesia

Keywords:

hasil belajar biologi, guided inquiry, aktivitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar Biologi pada pokok
bahasan Keanekaragaman Hayati dengan menerapkan model Guided Inquiry pembelajaran jarak jauh (PJJ) siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Banguntapan, Bantul. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan tahapan dua siklus sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan; (2) implementasi dan observasi; (3) refleksi; dan (4) revisi. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) Aktivitas guru dalam menerapkan model pembelajaran Guided Inquiry pada siklus I mencapai skor 46 atau 76,66% dalam kategori cukup sedangkan pada siklus II mendapat skor 49 atau 81,66% dalam kategori tinggi. (2) Rata-rata persentase aktivitas siswa pada siklus I mendapatkan skor rata-rata 64,12 atau 64,12%
dalam kategori cukup, sedangkan pada siklus II mendapatkan skor rata-rata 79 atau 79% dalam kategori cukup. (3) Hasil belajar siswa pada setiap siklus mengalami peningkatan. Nilai rata-rata siswa sebelum tindakan sebesar 67,50 dan ketuntasan belajar klasikal siswa sebesar 22,22% (8 siswa). Pada siklus I, nilai tertinggi yang dicapai siswa sebesar 80, nilai terendah 60, nilai rata-rata siswa 74,77 dan ketuntasan belajar klasikal 52,77% (19 siswa). Pada siklus II, nilai tertinggi yang dicapai siswa sebesar 87,50, nilai terendah 60, nilai rata-rata siswa 78,41 dan ketuntasan belajar klasikal 80,55% (29 siswa). Model pembelajaran Guided Inquiry pembelajaran jarak jauh (PJJ) dapat meningkatkan aktivitas belajar sehingga dapat pula meningkatkan hasil belajarnya.

References

Boleng, D.T. (2014). “Pengaruh model pembelajaran cooperative script dan think-pair-share terhadap

keterampilan berpikir kritis, sikap sosial, dan hasil belajar kognitif Biologi siswa SMA

multietnis”. Jurnal Pendidikan Sains, 2(2), pp. 76–84.

Dharma, Surya. (2008). Strategi Pembelajaran dan Pemilihannya. Jakarta: Direktorat Tenaga

Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional.

Dimyati dan Mudjiyono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Erina, R. dan Kuswanto, H. (2015). “Pengaruh model pembelajaran InSTAD terhadap keterampilan

proses sains dan hasil belajar kognitif fisika di SMA’. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 1(2), pp.

–211.

Gulo, W. (2008). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Gramedia.

Hamalik, O. (2008). Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: Bumi Aksara

Hosnan. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia

Indonesia.

Karwono, & Mularsih, H. (2012). Belajar dan Pembelajaran serta Pemanfaatan Sumber Belajar.

Jakarta: Rajawali Pers.

Kunandar. (2008). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas sebagai Pengembangan Profesi Guru.

Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Irnaningtyas. (2016). Biologi untuk SMA/MA KELAS X. Kurikulum 2013 yang Disempurnakan

Peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Erlangga: Jakarta.

Rustaman, N. Y. (2003). Strategi Belajar Mengajar Biologi. JICA: Bandung.

Pardjono, dkk. (2007). Panduan Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Lembaga Penelitian UNY.

Rerung, N., Sinon, I.L. & Widyaningsih, S. W. (2017). “Penerapan model pembelajaran problem based

learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik SMA pada materi usaha dan

energi”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 6(1), 47-55.

Sagala, S. (2010). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Sahlan, N. L. (2019). Penggunaan model pembelajaran guided inquiry untuk meningkatkan

keterampilan proses sains biologi siswa sekolah menengah atas. MONAS: Jurnal Inovasi

Aparatur. Vol 1 No 2: 84-96.

Sanaky & Hujair A.H. (2011). Media Pembelajaran. Yogyakarta: Kaukaba Dipantara.

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Bandung: Rineka Cipta.

Sudjana, N. (2012). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Susanti, N. M., Suardana, N., & Suwenten, M. (2017). “Penerapan model pembelajaran guided inquiry

untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar kimia di kelas X MIPA”. Jurnal Pendidikan

Kimia Indonesia. 1(2).

Wisudawati, A. W., & Sulistyowati, E. (2014). Metodologi pembelajaran IPA. Jakarta: Bumi Aksara.

Wulaningsih, S., Prayitno, B. A., & Probosari, R. M. (2012). “Pengaruh model pembelajaran inkuiri

terbimbing terhadap keterampilan proses sains ditinjau dari kemampuan akademik siswa”.

Pendidikan Biologi, 4(2), 33–43

Downloads

Published

10-01-2024

How to Cite

Wardani, D. E. W. (2024). Peningkatan aktivitas dan hasil belajar Biologi melalui model guided inquiry pembelajaran jarak jauh (PJJ). Edugy: Jurnal Pendidikan IGI DIY, 5(1), 5–11. Retrieved from https://edugy.my.id.ijarlit.org/index.php/edugy/article/view/16

Issue

Section

Articles

Citation Check